10 Cara Meningkatkan Kecerdasan Emosional Atau Eq

Written by Lesai on July 3, 2020 in Efek vaksinasi covid with no comments.

“Seseorang yang bisa membuat Anda merasa sangat bahagia punya potensi yang besar untuk membuat Anda sangat kecewa.” “Belajar berenti mengecilkan diri sendiri dan memperbesar segala potensi.” “Berbicara dengan diri sendiri akan membuat kita lebih cerdas karena lebih banyak mengenal potensi dan intropeksi diri.” “Maksimalkan potensi dalam diri karena satu-satunya yang menjadi pembatas adalah dirinya sendiri.”

Bermain bersama akan menjadikan anak menjadi lebih bebas mengeluarkan ekspresinya secara lebih private. Ajak anak untuk bermain bersama dan biarkan dia bermain di luar rumah dengan teman ataupun tetangganya. Anda juga bisa mengajak teman-temannya sesekali untuk bermain di rumah. Atau juga dapat meminta sepupunya atau temannya untuk menginap di rumah saat akhir pekan, bisa juga dengan mengizinkan anak untuk menginap di rumah neneknya pada saat musim liburan sekolah tiba.

Oleh karena itu guru harus memiliki sifat penyabar, mungkin harus sering memberikan pengulangan demi keberhasilan peserta didik. Dalam hal ini guru juga harus mampu memberikan pencerahan, mengelola kelas dengan bijaksana serta mengembangkan karakter saling menghargai dan menghormati. Perencanaan yang baik memiliki andil yang cukup besar bagi keberhasilan pembelajaran. Juga dengan tenaga kependidikan, orang tua/wali peserta didik, dan masyarakat sekitar. Terakhir Kompetensi sosial merupakan kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik, sesama pendidik.

Untuk waktu, Eileen juga menjelaskan tentang keseimbangan yang harus dijaga antara kehidupan kerja, teman, dan keluarga. Investasi diri sendiri dapat berarti pengorbanan yang harus disisihkan untuk menjaga dan mengembangkan diri sendiri. Investasi itu penting, dan harus dilakukan sedini mungkin, seberapapun kecilnya. Namun, selain investasi pada uang, jangan lupa juga berinvestasi untuk pengembangan diri kita sendiri. Makanya, yuk, kembangkan diri terus sesuai perubahan yang terjadi. Enggak mau kan, kalau pekerjaan kita nanti “diambil alih” oleh teknologi?

Cara mengasah kemampuan diri sendiri

Sekadar jalan-jalan pendek ke kota sebelah, menemui sanak saudara atau orangtua di luar kota, bahkan sedikit kerja sosial untuk saudara-saudara kita yang kurang mampu bisa memberikan pengalaman yang tak terduga. Forum atau komunitas adalah cara terbaik untuk menghidupkan kembali gairah belajar yang mulai redup. Di dalamnya, Anda bisa menemukan mentor, teman, bahkan calon kolega yang memiliki minat serupa dengan Anda.

Dengan dicintai dan dikasihi, ia akan mengerti bagaimana mencintai, mengasihi, serta memberi perhatian pada orang lain. Rencanakan piknik atau berlibur ke tempat baru yang belum pernah ia kunjungi. Dengan cara ini, anak akan kaya akan pengalaman yang baru dan kemampuannya akan berkembang pesat. Jika anak tidak lagi menangis saat diajak berbagi, artinya kemampuan sosial yang dimiliki anak sudah terbentuk dengan baik. Ajak Anak Ikut Playdate untuk mengenal dunia luar, anak perlu diperkenalkan dengan lingkungan sekitar. Mulailah dengan mengajak si kecil mengikuti playdate batita atau balita bersama dengan teman-teman sebayanya.

Inteligensi sebagai suatu tingkat kemampuan dan ketepatan otak mengolah suatu bentuk tugas atau keterampilan tertentu. Salah satu cara terbaik untuk mengetahui bakat tersembunyi yang mungkin Anda miliki adalah berbicara dengan orang-orang yang paling mengenal Anda. Saat ini banyak sekali acara TV yang bertema ajang pencarian bakat.

Setelah itu, sesuaikan apa yang mereka lakukan itu dengan gaya dan kepribadian Anda. Jangan paksakan gaya dan cara mereka melakukan presentasi, kalau hal itu tidak sesuai dengan diri Anda. Ketika Anda dapat membaca dengan keras dan tidak sering melakukan kesalahan dalam pelafalan, maka Anda sebenarnya sudah cukup memiliki modal untuk berbicara di depan umum. Latihan membaca keras ini akan memperlancar Anda dalam melafalkan kata-kata . Berlatihlah secara teratur bagaimana bernapas menggunakan rongga perut, bukan dengan rongga dada.

Dari berjuta-juta rakyat Indonesia, mungkin anda dapat menyebutkan bahwa hanya sekitar 5%-10 % dari mereka yang mampu untuk melihat peluang sebagai celah sekaligus juga kesempatan. Golongan 5%-10% inilah yang saya sebut sebagai kaum minoritas – yaitu mereka yang mampu untuk memotivasi diri dalam menggali potensi yang dimiliki semaksimal mungkin, untuk mencapai kesuksesan yang juga maksimal. Namun untuk beberapa orang – yang sampai saat ini masih termasuk golongan orang-orang minoritas – hanya sekedar menerima saja apa yang harus diterima tidaklah cukup. Deduksi merupakan metode berpikir logis dengan mengaplikasikan kemampuan berpikir kritis sesuai dengan apa yang telah kamu ketahui.

Comments are closed.