Usaha yang dilakukan pada saat pandemi

14 Cara Mencegah Virus Corona Yang Efektif

Vaksin yang bekerja menciptakan imunitas alias kekebalan, tentu bisa jadi “berbenturan” dengan karakter penyakit ini. Solopos.com, SOLO — Virus Corona B117 merupakan bentuk mutasi dari virus SARS-CoV-2 yang kali pertama muncul di Inggris pada September 2020. Social distancing adalah upaya menjaga jarak dengan orang lain dan menghindari kegiatan berkerumun untuk memutus rantai penyebaran penyakit. Ini berarti orang yang tampak sehat sekalipun tidak akan menyadari dirinya terjangkit COVID-19. Ia bisa saja menularkan virus hanya dengan berada di tengah keramaian. Padahal, ketiga indera tersebut dapat menjadi ‘gerbang utama’ dari virus dan bakteri masuk ke dalam tubuh.

Tak hanya itu saja, sejak Minggu 15 Maret 2020 Jokowi menganjurkan untuk isolasi di rumah, dalam artian bekerja, bersekolah dan beribadah dilakukan di rumah. Hal itu karena, virus corona membutuhkan media untuk menempel dan oksigen agar bisa bertahan. Sementara di tubuh jenazah sudah meninggal serta terkubur dalam tanah sehingga tidak memungkinkan lagi ada oksigen yang masuk. Dalam fatwa ini dijelaskan mengenai pedoman pengurusan jenazah umat muslim yang terinfeksi virus corona. Mulai dari memandikan, mengafani, menyalatkan hingga menguburkan jenazah yang wafat akibat terpapar Covid-19. Petugas kesehatan harus menjalankan kewaspadaan standar ketika menangani pasien yang meninggal akibat penyakit menular.

Kendati demikian upaya yang dilakukan pemerintah untuk menangani virus Corona dirasa belum cukup baik. Direktur LBH Jakarta, Arif Maulana, mendesak pemerintah untuk serius melindungi warga negara Indonesia yang terpapar virus Corona. Pemerintah juga perlu melakukan upaya serius mencegah meluasnya dampak virus Corona di Indonesia. Arif melihat pemerintah secara resmi baru mengumumkan ada 2 korban virus Corona di Indonesia. Untuk mendukung PHBS, orang tua dan pihak sekolah perlu menyediakan peralatan kebersihan yang memadai. Seperti, sumber air bersih, sabun cuci tangan antibakteri, tisu sekali pakai untuk mengeringkan tangan, dan handsanitazer.

Lenntech juga menyebutkan fuel ozon sebagai alternatif disinfektan yang dapat membunuh bakteri. Sejatinya ozon merupakan fuel toksik bagi manusia yang dalam konsentrasi tinggi dapat menyebabkan mulut kering, batuk, sakit kepala dan rasa tercekik. Oleh karena itu, pemakaian ozon harus dilengkapi dengan monitor untuk memantau konsentrasi ozon di udara. Dosis aman ozon di udara adalah kurang dari 0,three ppm dengan durasi maksimal 15 menit.

Buat kamu yang ingin memberikan perlindungan maksimal dengan memiliki asuransi kesehatan, segera saja ajukan dan bandingkan nilai premi sesuai dengan kebutuhan. Jangan lupa lihat manfaat yang akan kamu dapatkan dengan memiliki asuransi kesehatan.`Agar lebih mudah, ajukan asuransi kesehatan melalui Cekaja.com. Sehingga, sebelum tertular, akan lebih baik jika kita mengetahui langkah awal dan persiapan apa saja yang perlu dilakukan apabila terkena virus Corona. Proses pemasakan yang sesuai bisa sangat membantu menghilangkan potensi penularan virus corona dari makanan. “Jika makan daging usahakan dimasak sampai matang. Steak misalnya, yang biasa suka medium uncommon, sekarang mintanya well accomplished saja biar aman,” ujar dr. Erlina. Jika baju pasien harus dicuci orang lain, jangan aduk cucian kotor.

Langkah tepat jika terkena Covid

Jika kamu menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan menggunakan tangan yang telah terkontaminasi virus, maka kamu akan memindahkan virus dari permukaan benda tersebut ke dalam tubuhmu. Karena mencuci tangan dengan sabun dan air atau antiseptik berbahan dasar alkohol akan menghilangkan virus yang terdapat di tanganmu. Jaga jarak dari mereka yang tengah batuk atau bersin saat ada di transportasi publik.

Selama ini, masyarakat masih mengandalkan sistem kesehatan adat karena minim infrastruktur dan sistem pelayanan kesehatan dan pengobatan dari pemerintah. Nur Hidayati, Direktur Eksekutif Walhi Nasional, mendesak, pemerintah pusat dan daerah memerintahkan penghentian operasi perusahaan-perusahaan di wilayah masyarakat adat dan wilayah kelola rakyat. Walhi juga mendesak perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah adat dan kelola rakyat untuk menghentikan semua aktivitas sementara waktu guna mendukung upaya penghentian penyebaran Covid-19 di kampung-kampung.