5 Vitamin Terbaik Untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Written by Lesai on March 16, 2021 in LIP with no comments.

Dokter juga merekomendasikan pasien untuk lebih banyak mengonsumsi buah dan sayur yang kaya nutrisi untuk meningkatkan imunitas tubuh. Di dalam sayur dan buah terdapat kandungan vitamin dan mineral yang memperkuat sistem kekebalan Slot Online Terpercaya tubuh, sehingga mampu melawan virus dan bakteri yang menyebabkan penyakit. Masa pandemi yang sedang terjadi saat ini menuntut kita untuk lebih memperhatikan kesehatan tubuh, seperti mengonsumsi vitamin untuk imun tubuh.

Brokoli mempunyai potensi meningkatkan kekebalan tubuh/imunitas karena memiliki kandungan vitamin C sebanyak 89,20 mg per a hundred g brokoli, serta beberapa mineral dan fitonutrien. Jenis sayur lain yang bisa menjadi vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh adalah kale. Hal tersebut dikarenakan dalam sayur tersebut terdapat eighty mg vitamin c dan bisa mencukupi kebutuhan vitamin c harian mencapai 89 persen. Bukan hanya kandungan vitamin c yang bagus, kale juga memiliki kandungan vitamin k, karotenoid lutein, dan zeaxanthin yang tak kalah tinggi.

Sayuran kaya vitamin E meliputi jagung, ubi jalar asparagus, brokoli, dan sayuran berdaun hijau gelap. Selain untuk imun, vitamin B6 juga berperan untuk memperbaiki siklus tidur, selera makan, dan suasana hati. Menurut studi, dosis harian vitamin C yang diasup tubuh tidak boleh melebihi 500 sampai 1.000 miligram. Sedangkan pria dewasa dalam kondisi sehat membutuhkan vitamin C sebesar 90 miligram per hari. Seperti dilansirThe Healthy, kebutuhan vitamin C setiap hari untuk wanita dewasa sebesar 75 miligram. Tubuh Anda menggunakannya untuk melawan kuman dan menghasilkan energi.

Vitamin yang perlu dimakan untuk meningkatkan imun tubuh

Berikut ini kebiasaan makan makanan yang bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh seseorang. Selain sistem imun, pembatasan konsumsi lemak ini pun bermanfaat dalam menurunkan risiko penyakit jantung. Situs Insider menyebut jika asupan vitamin D yang cukup mampu merangsang peningkatan jumlah makrofaga di dalam tubuh. Makrofaga sendiri merupakan jenis sel antibodi yang mampu mencegah terjadinya penyebaran penyakit di dalam tubuh. Tak hanya itu, vitamin D pun juga mampu menekan produksi sitokin dalam tubuh. Pastikan jangan mengonsumsi suplemen vitamin B6 hingga melebihi angka 10 mg.

Alpukan banyak tesedia di Tanah Air, harusnya tidak perlu mengimpor. Alpukat bagus karena mengandung beragam zat untuk membantu kebugaran tubuh kita. Alpukat juga merupakan sumber yang sangat lezat dari hampir 20 vitamin dan mineral, seperti kalium, tembaga, dan vitamin B, C, E, dan K. “Banyak manfaat Vitamin E yang sudah terbukti, di antaranya menjaga kelembapan kulit dan berfungsi sebagai antioksidan dalam melawan radikal bebas,” tuturnya.

Mulai dari kandungan vitamin C, D, A, folat, mineral kalsium, magnesium, dan jenis lainnya. Seseorang yang mengonsumsi multivitamin beranggapan bahwa pola makan yang sehat belum mencukupi kebutuhan tubuh akan berbagai nutrisi sekaligus demi mencegah penyakit tertentu. Seperti diketahui, virus corona biasanya menyerang mereka yang sistem kekebalan tubuhnya sedang lemah.

Mengonsumsi suplemen yang mengandung selenium ini bisa meningkatkan pertahanan antivirus di dalam tubuh, mencegah infeksi, dan penyakit influenza. Melansir Healthline, ikan salmon, sarden, kuning telur, susu, sereal, yoghurt, dan jus jeruk adalah deretan asupan yang banyak mengandung vitamin D. Vitamin D berguna untuk menjaga sistem daya tahan tubuh, pencernaan, peredaran darah, dan saraf.

Kemampuan sistem kekebalan tubuh untuk menjaga dan melawan virus serta bakteri penyebab penyakit pun ikut menurun. Maka, penting bagi Anda dan keluarga untuk menjalani food regimen seimbang. Palacios mengatakan vitamin C sangat penting untuk kesehatan leukosit, sejenis sel darah putih yang membantu melawan infeksi. Nah, dalam webinar, Palacios membagikan beberapa rekomendasi vitamin yang terpenting untuk meningkatkan imunitas tubuh melawan Covid-19.

Ketika kita sudah berusia 50 tahun ke atas, risiko untuk masalah seperti diabetes dan kolesterol tinggi meningkat. Menambahkan kacang-kacangan ke dalam food plan harian kita adalah cara yang baik untuk menghindari risiko diabetes. Hanya ¾ cangkir kacang-kacangan setiap hari dapat mengurangi kolesterol jahat hingga 5%. Kacang-kacangan juga dapat meningkatkan kadar gula darah pada orang yang sudah menderita diabetes. Ada beragam jenis kacang-kacangan, jadi kita dapat menemukan satu atau dua varietas yang sangat disukai. Cara makan kacang-kacangan bisa disayur, atau bisa juga dijadikan bubur kacang, bisa dimakan baik untuk makan pagi maupun makan siang, bahkan makan malam.

Mulai dari konsumsi makanan bernutrisi, berolahraga secara rutin, mengelola stres dengan baik, serta mencukupi hidrasi dan kebutuhan istirahat dengan maksimal. Selain itu, kamu juga perlu mengonsumsi suplemen vitamin untuk membantu kekebalan tubuh semakin kuat. Sudah hal umum bahwa vitamin C dikenal sebagai vitamin yang mampu meningkatkan kekebalan tubuh. Selain itu, vitamin C dapat membantu meningkatkan pembentukan kolagen. Menurut penelitian, Vitamin C termasuk dalam asam askorbat yang memiliki fungsi sebagai antioksidan. Fungsi antioksidan dalam vitamin C membantu untuk proses penyembuhan luka, mengurangi peradangan, hingga mengatasi flu lebih cepat.

Comments are closed.