Usaha yang dilakukan pada saat pandemi

Cara Sederhana Cegah Virus Corona Di Rumah Dan Sekolah

Anggota keluarga yang tinggal satu atap dengan penderita Covid-19 bisa saja sudah terinfeksi namun tidak bergejala. Oleh karena itu, sebisa mungkin tetap berada di rumah dan tidak keluar dengan alasan apapun selama masa isolasi. Sayangnya, hal ini akan sulit dilakukan bagi keluarga dengan rumah sempit atau memiliki anak di dalam rumah.

Jenis masker ini bisa mencegah Corona Virus namun tetap nyaman digunakan. Ini cara mudah untuk menjaga lingkungan kita selalu dalam keadaan sehat. Setidaknya minum eight gelas air atau sekitar 1.5 liter setiap hari agar kebutuhan cairan tubuh selalu tercukupi. Di samping itu, hindari untuk sering menyentuh bagian mulut atau hidung dengan tangan. Sebab dikhawatirkan virus corona yang menempel di tangan kemudian akan menyebar lebih luas lewat mulut atau wajah. Berikut beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk mencegah virus corona menyebar.

Pakar kesehatan merekomendasikan, karantina diri sendiri berlangsung selama 14 hari. Dua minggu cukup untuk mengetahui apakah mereka akan menjadi sakit dan menular ke orang lain. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia , karantina dapat direkomendasikan untuk individu yang diyakini telah terpapar penyakit menular seperti COVID-19, tetapi tidak bergejala. Selain memantau jika gejalanya berkembang, berada di karantina berarti seseorang yang mungkin terpapar tidak akan menularkan penyakit kepada orang lain, karena mereka tinggal di rumah. Bagi orang-orang yang dipastikan memiliki COVID-19, isolasi adalah langkah tepat.

Menjaga kesehatan dan kebugaran agar stamina tubuh tetap prima dan sistem imunitas / kekebalan tubuh meningkat. Vaksin untuk mencegah infeksi COVID-19 sedang dalam tahap pengembangan/uji coba. Di pintu masuk negara terutama yang ada akses langsung dengan Wuhan atau Cina, mengaktifkan penggunaan thermal scanner sebagai deteksi awal gejala demam pada pelaku perjalanan yang masuk. Jika ada yang “tertangkap” dengan alat ini maka dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan jika perlu dirujuk ke RS rujukan untuk perawatan lebih lanjut. Virus Corona, Corona Virus, Novel Corona Virus atau Covid-19 telah membuat dunia berantakan. Dari kehidupan sehari-hari, touring hingga perekonomian dunia menjadi lesu.

Tidak semua orang yang positif Covid-19 dapat menjalani isolasi mandiri. Banyak cara lain yang bisa kamu gunakan untuk menyapa, seperti anggukan kecil, tersenyum, atau dengan meletakkan tangan di dada. Jangan lupa berikan pengertian kepada anak-anak agar mereka mengerti pentingnya menjaga diri dari penyakit menular. Pada kebanyakan kasus virus melekat di tangan manusia dan kemudian masuk ke dalam tubuh melalui mulut.

Langkah tepat jika terkena Covid

Meskipun dalam kondisi social distancing, mereka bisa tetap bertemu dengan teman mereka. Lebih jauh lagi, saya tidak akan pernah meremehkan kreativitas remaja. Menurut saya, remaja akan menemukan cara untuk dengan satu sama lain secara online melalui cara yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Jadi saya tidak akan memiliki pandangan yang negatif tentang media sosial saat ini.

Untuk menghadapi anak-anak yang lebih kecil, sebaiknya orang tua lebih mendengarkan mereka dibandingkan banyak berbicara. Cari tahu apa yang menjadi ketakutan mereka dan apa yang mereka ketahui tentang virus corona. Jawab semua pertanyaan anak secara spesifik dan tidak bertele-tele agar mereka tidak semakin bingung. Sebelum berbicara lebih jauh, mulai dengan penjelasan singkat mengenai virus corona. Orang tua dapat menggunakan contoh dengan membandingkannya dengan virus lain seperti influenza.