Indonesia Go.id

Written by Lesai on February 13, 2021 in LIP with no comments.

Pemerintah meyakini, berdasarkan analisis dan penelitian terakhir munculnya varian baru virus penyebab Covid-19 itu diyakini tidak akan memengaruhi efektivitas vaksin yang diberikan kepada masyarakat. Adapun jika salah satu vaksin yang ada terbukti kurang efektif terhadap satu atau lebih varian, maka hal itu akan menjadi dasar perbaikan komposisi vaksin untuk melindungi dari varian tersebut secara spesifik. Kelompok pertama yang disebut di dalam surat edaran tersebut adalah kelompok lansia, yang dikatakan dapat menerima Vaksin Sinovac sebanyak dua dosis, dengan rentang pemberian 28 hari di antara kedua dosisnya. Namun, seiring dengan selesainya uji klinis Vaksin Sinovac di Brazil dan Turki yang mana turut melibatkan responden lansia, BPOM dan Kemenkes pun turut mengevaluasi kebijakan pemberian Vaksin Sinovac untuk lansia. Ada banyak kandidat vaksin untuk COVID-19 yang sedang diteliti, dan beberapa uji klinis besar dapat melaporkan hasilnya pada akhir tahun ini.

Karena itu, sekalipun telah dilakukan vaksinasi, masyarakat tetap harus mematuhi dan menjalankan protokol Kesehatan 5M. Di sisi lain, Pemerintah juga tetap akan menggiatkan kegiatan 3T untuk penanggulangan COVID-19. Dosis dan cara pemberian harus sesuai dengan yang direkomendasikan untuk setiap jenis vaksin COVID-19. Tabel di bawah ini menjelaskan dosis pemberian untuk setiap jenis vaksin COVID-19.

Maka dari itu, masyarakat diimbau untuk tidak pilih-pilih jenis vaksin yang tersedia saat ini di Indonesia. Indra sendiri saat ini diketahui tengah menempuh pendidikan di Universitas Oxford, Inggris. Ia menuturkan bahwa para ilmuwan saat ini masih menerka-nerka apa saja proses pembentuk imunitas di dalam tubuh manusia usai melaksanakan vaksinasi COVID-19.

Apakah vaksin covid efektif

Belum cukup information yang mengatakan vaksin ini tidak bisa digunakan untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian,” dr. Iqbal Ramadhan menegaskan. Pasalnya, vaksin yang masuk ke dalam tubuh seseorang akan mengunci virus agar virus tidak bermutasi dan menularkannya kepada orang lain. Oleh karena itu, vaksinasi dinilai sebagai solusi utama untuk mengatasi pandemi dengan menciptakan herd immunity.

“Oleh karena itu, perubahan atau mutasi pada virus tidak membuat vaksin menjadi tidak efektif sama sekali,” tegas Wiku. Dan ketika virus menyebar luas di populasi dan menyebabkan angka kasus yang tinggi, maka kemungkinan virus bermutasi juga meningkat. Kemunculan varian baru, merupakan bagian dari proses semua virus termasuk SARS COV-2 memperbanyak diri. Saat menggandakan diri terkadang terjadi sedikit perubahan yang sangat regular. Menurut para ilmuwan di Inggris, varian Kent dikatakan terdiri dari mutasi genetik pada protein “lonjakan” yang dapat menjadi penyebab penyebaran virus dengan cepat dan mudah di antara manusia. Namun, para ilmuwan sedang meneliti apakah beberapa vaksin yang sudah ada – seperti vaksin Bacille Calmette-Guérin , yang digunakan untuk mencegah tuberkulosis – juga efektif untuk COVID-19.

Hasil tersebut telah memenuhi persyaratan WHO dengan minimal efikasi vaksin adalah 50%. “Efikasi vaksin sebesar sixty five,3% dari hasil uji klinik di Bandung tersebut menunjukkan harapan bahwa vaksin ini mampu untuk menurunkan kejadian penyakit COVID-19 hingga 65,3%,” ujar Kepala Badan POM. “Kriteria Tembak Ikan Terpercaya ketiga, obat memiliki mutu yang memenuhi standar yang berlaku serta dan Cara Pembuatan Obat yang Baik. Berbagai upaya Pemerintah telah dan akan terus dilakukan untuk percepatan penanganan pandemi COVID-19 ini. Salah satu upaya pemerintah yang saat ini akan segera digulirkan adalah program vaksinasi COVID-19.

Sejak Januari 2021 lalu, program vaksinasi COVID-19 masih terus berjalan hingga hari ini. Tak hanya masyarakat usia 18 tahun ke atas, anak-anak usia tahun juga sudah mulai divaksinasi. Menurut Wiku, tingkat efektivitas vaksin Covid-19 yang dimiliki Indonesia melebihi 50%.

Walaupun demikian, tentunya tidak semua kelompok lansia ‘boleh’ menerima Vaksin Sinovac. Oleh karena itu, sebelum pemberian vaksin, hendaknya lansia melakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu untuk menentukan kelayakan mereka untuk menerima vaksin. Setidaknya ada tiga hal penting yang perlu diketahui dari hasil uji klinis ini nantinya. Artinya, dari mereka yang dapat vaksin akan dilihat seberapa besar yang benar-benar terlindungi dan tidak jatuh sakit.

Meski Indonesia telah dinyatakan bebas polio sejak 2014, proses vaksinasi masih tetap jalan untuk pencegahan, karena ternyata polio masih ada di Indonesia. Vaksin adalah bahan antigenik yang digunakan untuk menghasilkan kekebalan terhadap suatu penyakit. “Artinya semua akan pasti melihat kondisi ini dan memastikan bahwa vaksinasi dilakukan betul-betul bisa memberikan proteksi kolektif,” ujarnya. Kemkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan, vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat umum yang awalnya dijadwalkan Mei dan Juni 2021 akan dimulai pada Juli 2021. Sementara untuk dosis lengkap 94% dengan kisaran 86-97% dapat mencegah Covid-19 pada hari ke-28 hingga 63. Sementara itu, Pengurus Besar IkatanDokterIndonesia menyebut kenaikan jumlah dokter yang meninggal saat menangani Covid-19, meningkat signifikan dari Mei hingga Juni 2021.

Comments are closed.