Cara Efektif Terhindar Dari Virus Corona

Written by Lesai on March 6, 2021 in LIP with no comments.

Lalu, jelaskan etika batuk atau bersin yang benar agar mencegah penyebaran suatu penyakit secara luas dan membuat kenyamanan pada orang disekitarnya. Jika Anda terpaksa menyentuh permukaan benda tertentu seperti gagang pintu atau tombol lift, usahakan untuk selalu menjaga kebersihan tangan ya. Segera cuci tangan Anda menggunakan air mengalir dan sabun selama 20 detik atau bersihkan menggunakan hand sanitizer. Sesampainya di rumah, langsung ganti pakaian Anda dan mandi untuk membersihkan badan secara menyeluruh.

Cara untuk terhindar dari Covid

Selain P3K seperti obat flu, batuk, demam, alkohol, sarung tangan latex, dan masker, perlengkapan kebersihan yang harus dimiliki di rumah untuk mencegah virus Corona, yaitu sabun, tissue, handuk bersih. Selain meningkatkan daya tahan tubuh, sering-seringlah cuci tangan dengan sabun dan lakukanphysical distancing. Dan banyak cara lainnya untuk mencegah penyebaran virus corona, asalkan kita tetap menjaga kesehatan tubuh kita, kita akan terhindar dari yang namanya penyakit terutama dari virus Corona. Hasan Aminuddin mengemukakan meskipun virus Corona belum ditemukan obatnya namun ada beberapa ikhtiar yang bisa dilakukan agar selalu terhindar dari virus yang menyerang sistem pernafasan tersebut.

Untuk memastikan infeksi virus corona, suspek dapat mengikuti tes beberapa kali. Selama isolasi, suspek harus mengikuti semua perintah petugas kesehatan untuk mencegah penyebaran Agen PAY4D virus. Menurut penelitian, mikrodroplet beresiko tinggi jadi media penularan virus corona. Itu sebabnya masker bisa mencegah penyebaran virus melalui mikrodroplet.

Jika tidak memungkinkan melakukan jaga jarak maka dapat dilakukan berbagai rekayasa administrasi dan teknis lainnya. Rekayasa administrasi dapat berupa pembatasan jumlah orang, pengaturan jadwal, dan sebagainya. Cara meningkatkan daya tahan tubuh agar terhindar dari virus corona selanjutnya ialah dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Pastikan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, dan juga menghindari kerumunan.

Tidak hanya berisiko terhadap COVID-19, tetapi sistem kekebalan yang rendah juga menyebabkan gejala semakin parah. Ingat, etika batuk dan penggunaan masker saat sakit menjadi salah satu kunci penting dalam cara mencegah COVID-19. Tidak mengusap mata, hidung, mulut, dan wajah dengan tangan yang kotor. Metode ini sangat direkomendasikan mengingat penularan COVID-19 terjadi melalui percikan cairan pasien yang batuk dan bersin.

Maka itu, Jubir Pemerintah untuk Covid-19 dr. Achmad Yurianto mengatakan langkah pencegahan penyebaran virus Corona yang bisa dilakukan adalah menghindari kerumunan. Ketika menunjukkan gejala batuk, bersin, pilek, pakai masker untuk menghindari penyebaran droplet di lingkungan terbuka. Pilihan masker yang dapat dikenakan, yaitu masker bedah maupun masker kain yang sesuai dengan standar. Virus corona sebagian besar ditularkan dengan cara melakukan kontak langsung dengan orang yang telah positif terkena virus tersebut. Maka hal yang paling aman adalah agar selalu memperhatikan anjuran untuk menjaga jarak antarorang.

Jadi bukan hanya memerintahkan anak cuci tangan, tapi mencontohkan dan mendampingi mereka. Mengurangi jumlah orang-orang dalam lingkaran sosial juga baik dilakukan untuk mencegah risiko penularan virus corona apa pun variannya. Ketika terinfeksi virus Corona, seseorang akan mengalami gejala mirip flu, seperti demam, batuk, dan pilek. Namun, beberapa hari setelahnya, orang yang terserang infeksi virus corona bisa mengalami sesak napas akibat infeksi pada paru-paru . Mantan Kadinkes DKI ini menyebut, masyarakat penting menjaga perilaku dengan menerapkan protokol kesehatan.

Hal ini mungkin disebabkan karena ketidaktahuan, persepsi yang salah, mitos/ stigma, kepercayaan, atau karena sudah menjadi sikap sehingga sulit untuk diubah. Sebagian besar masyarakat saat ini merasa tidak berisiko tertular/ menularkan dan memiliki daya tahan tubuh yang kuat sehingga mengabaikan anjuran dari pemerintah. Adaptasi Kebiasaan Baru memiliki three perilaku kunci, yaitu jaga jarak fisik, cuci tangan pakai sabun dan pakai masker. Perilaku kunci menjadi penting untuk dilakukan karena virus ini berpindah melalui droplet. Droplet ini dapat menyebar berupa aerosol di ruangan tertutup maupun melalui percikan yang menempel di benda dan tangan.

Berolahraga tidak selalu dilakukan di luar ruangan, orang tua pun bisa melakukan olahraga di dalam ruangan. Lakukan olahraga sederhana, seperti naik turun tangga, jalan-jalan di koridor dan halaman rumah Anda, atau olahraga yang menyenangkan, seperti menari, zumba, atau senam. Ajak anak-anak dan keluarga Anda untuk memulai aktivitas dengan berolahraga di pagi hari minmal 30 menit sehari.

Selain itu, jika Anda sedang dirawat, orang yang merawat Anda harus memakai masker jika mereka memasuki ruangan Anda. “Yang pasti, isolasi diri dari banyak orang adalah langkah pertama yang bisa dilakukan. Selanjutnya, pastikan dokter kandungan Anda juga mengetahui kondisi terbaru agar dokter juga bisa berdiskusi dengan tim medis yang bekerja untuk menangani virus corona,” ujar dr. Rizky pada KlikDokter. Menutup mulut saat batuk dan bersin wajib menggunakan tisu atau tangan. Cuci terlebih dahulu tangan Anda menggunakan air dan sabun, baru Anda boleh memegang dan menggendong bayi Anda. Dikatakan oleh dr. Ulul Albab, SpOG, Sekjen POGI JAYA, ibu hamil dan ibu menyusui merupakan sedikit dari banyak orang yang perlu berhati-hati karena memiliki risiko tinggi terkena virus corona.

Comments are closed.