Usaha yang dilakukan pada saat pandemi

Cara Mereka Antisipasi Virus Corona Agar Wilayah Tak Tertular

Bila memiliki hewan peliharaan, pastikan hewan mendapatkan vaksinasi dan dijaga kebersihannya. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dr. Wiendra Waworunto menyatakan bahwa masyarakat tetap waspada, namun tidak perlu cemas. Untuk anak berusia 10, 11, dan diatasnya, mereka bisa merancang strukturnya, sambil diberikan petunjuk mengenai hal-hal apa saja yang mesti menjadi bagian dari struktur tersebut, lalu dari situ bisa dilanjutkan.

Banyak orang yang mengira bahwa penggunaan masker meskipun dalam keadaan sehat merupakan cara efektif mencegah COVID-19. Pemakaian masker lebih efektif dilakukan pada orang sakit dan tenaga kesehatan yang sering berkontak dengan pasien yang terinfeksi. Selain itu, penggunaan masker akan lebih manjur ketika digabungkan dengan kebiasaan mencuci tangan sesering mungking. Selain itu, ketika Anda merasa tidak enak badan, cobalah untuk berdiam diri di rumah dan gunakan masker ketika sakit. Dengan begitu, Anda tidak menularkan infeksi virus kepada orang lain dan tidak tertular penyakit saat tubuh dalam keadaan tidak sehat.

Jika orang tersebut tidak terserang penyakit dalam waktu 14 hari setelah terpapar, risikonya telah berlalu dan orang tersebut tidak perlu lagi melakukan karantina mandiri. Meski tengah isolasi diri, usahakan untuk tetap kontak dengan orang di sekitar melalui telepon dan platform media sosial. Terus bersosialisasi dan berbagi pikiran mampu memberikan dukungan bagi orang lain dan juga kesehatan mentalmu. Untuk itu, Tati mengimbau masyarakat agar jangan terlalu panik apabila terdapat jenazah akibat Covid-19. Karena titik lokasi pemakaman pun turut memerhatikan pertimbangan jarak dari permukiman bahkan sumber mata air.

Meski begitu, tetaplah berpikir positif walau respons dari orang lain buruk. Bila hasil tes Anda positif atau mulai merasa sakit, Smith mengatakan hal pertama yang perlu diingat adalah jangan panik dan tidak menyalahkan diri sendiri atau merasa bersalah. Lakukan karantina di ruangan dengan vetilasi udara yang baik serta gunakan kamar mandi yang terpisah. Pisahkan juga alat makan dan alat mandi yang Anda gunakan dengan orang yang tinggal satu rumah dengan Anda. Jika Anda memiliki penyakit penyerta, atau sedang mencari pengobatan untuk kondisi lain, beri tahu dokter. Jangan pernah mengonsumsi obat apapun tanpa ada saran dari dokter.

Jadi orang yang pertama tahu information & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Beragam langkah pencegahan virus Corona di atas mungkin tidak akan ampuh jika tidak dilakukan secara merata oleh setiap orang. Akan tetapi, akan lebih bijak jika kita tidak sembarangan dan terburu-buru pergi ke rumah sakit guna menghindari risiko paparan. Cari bantuan medis dengan lebih dulu menelepon faskes terkait, dan ikuti arahan dari tenaga medis.

Untuk menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh, kamu disarankan untuk mengonsumsi makanan sehat,, seperti sayuran dan buah-buahan, dan makanan berprotein, seperti telur, ikan, dan daging tanpa lemak. Bila perlu, kamu bisa juga mengkonsumsi suplemen sesuai anjuran dokter. Rutin berolahraga, tidur yang cukup, tidak merokok, dan tidak mengonsumsi minuman beralkohol juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh agar terhindar dari penularan virus Corona.

Langkah tepat jika terkena Covid

Perlu cara yang tepat untuk menyampaikan supaya tidak membuat orang lain jadi takut. Hari ke-eight atau ke-9 juga merupakan waktu ketika sistem kekebalan Anda bekerja terlalu keras dan menimbulkan konsekuensi yang drastis, termasuk badai sitokin. Tingkat pernapasan, ketidaknyamanan, gangguan pernapasan adalah beberapa tanda yang harus Anda pantau dengan cermat. Melacak tanda vital Anda, perubahan gejala setiap hari juga dapat membantu penyembuhan.

Namun, beberapa uji klinis sedang berlangsung atas obat-obatan barat maupun tradisional. WHO sedang mengoordinasikan upaya-upaya pengembangan vaksin dan obat untuk mencegah dan mengobati COVID-19 dan akan terus memberikan informasi terbaru seiring tersedianya temuan klinis. • Jika Anda demam, batuk, dan kesulitan bernapas, segeralah cari pertolongan medis dan tetap memberitahukan kondisi Anda terlebih dahulu. • Pastikan Anda dan orang-orang di sekitar Anda menjalankan etika batuk dan bersin dengan cara menutup mulut dan hidung dengan siku terlipat atau tisu saat batuk atau bersin, segera buang tisu bekas tersebut. Dengan mengikuti etika batuk dan bersin, Anda melindungi orang-orang di sekitar dari virus-virus seperti batuk pilek, flu, dan COVID-19. • Tetap jaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain, termasuk anggota keluarga.

Kemungkinan besar remaja sudah terpapar dengan banyak informasi virus corona melalui gadget dan media sosial. Untuk itu, saat menghadapi remaja orang tua bisa melakukan diskusi jujur dan santai. Tanyakan kepada anak apa yang mereka pikirkan tentang virus ini. Apabila anak sudah merasa cemas, lakukan perbincangan positif tentang situasi yang saat ini sedang terjadi. Selama menjalani physical distancing, Anda juga perlu menghindari kontak dengan orang yang sedang sakit, diduga terinfeksi virus Corona, atau sudah dinyatakan positif COVID-19.