Poli Vaksinasi Covid 19

Written by Lesai on February 8, 2021 in LIP with no comments.

Oleh karena itu, diperlukan cara untuk membentuk sistem kekebalan tubuh, dengan memberikan vaksinasi. Walaupun demikian, tentunya tidak semua kelompok lansia ‘boleh’ menerima Vaksin Sinovac. Oleh karena itu, sebelum pemberian vaksin, hendaknya lansia melakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu untuk menentukan kelayakan mereka untuk menerima vaksin. Mengingat goal Judi Slot Online utama dari program vaksinasi ini adalah tercapainya kekebalan kelompok atau herd immunity terhadap virus SARS CoV-2 penyebab COVID-19. Target tersebut dapat tercapai jika setidaknya 70% dari masyarakat Indonesia memperoleh vaksin. Artinya, partisipasi seluruh masyarakat Indonesia sangat diharapkan untuk dapat membangun Indonesia dan dunia yang bebas dari pandemi COVID-19.

Pekerja esensial lain, seperti guru dan pekerja sosial juga perlu diutamakan, diikuti dengan kelompok-kelompok lainnya sesuai dengan perkembangan ketersediaan dosis vaksin. Kelompok pertama yang disebut di dalam surat edaran tersebut adalah kelompok lansia, yang dikatakan dapat menerima Vaksin Sinovac sebanyak dua dosis, dengan rentang pemberian 28 hari di antara kedua dosisnya. Namun, seiring dengan selesainya uji klinis Vaksin Sinovac di Brazil dan Turki yang mana turut melibatkan responden lansia, BPOM dan Kemenkes pun turut mengevaluasi kebijakan pemberian Vaksin Sinovac untuk lansia. Oleh sebab itu, meski sudah divaksin Covid-19, kita direkomendasikan tetap menjalankan protokol kesehatan , yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak untuk mencegah penularan virus corona. Proses vaksinasi untuk menekan penyebaran Covid-19 sudah dimulai dengan Presiden Joko WIdodo sebagai orang pertama yang menerima vaksin corona. Vaksin yang digunakan adalah vaksin Sinovac yang sebelumnya sudah melalui uji klinis tahap III di Bandung dan mendapatkan izin penggunaan darurat dari BPOM.

Apa itu vaksinasi untuk covid

Padahal untuk 1 vaksin ini banyak terjadi kematian setelah di vaksin, banyak yg sakit setelah di vaksin, dan anehnya yg tertular virus covidpun sangat banyak, padahal telah di vaksin covid. Berbagi upaya telah dilakukan oleh pemerintah untuk memerangi dan memutus rantai penyebaran Covid-19 baik melalui penerapan protokol kesehatan 3M dan yang saat ini tengah gencar dilaksanakan oleh pemerintah yaitu Vaksinasi . Vaksinasi sendiri merupakan aktivitas pemberian vaksin yang bertujuan untuk meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit. Pemerintah menjamin vaksin yang digunakan sesuai dengan standar keamanan dan melewati uji klinik yang ketat.

Setelah melalui uji klinis tahap 3 berdasarkan aturan vaksin Sinovac perlu disuntikkan sebanyak 2 kali. Ada 4 tahapan pelaksanaan vaksinasi virus corona dengan mempertimbangkan ketersediaan, waktu kedatangan, dan profil keamanan vaksin. Sebenarnya, sistem kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit bisa terbentuk secara alami saat seseorang terinfeksi virus atau bakteri penyebabnya. Namun, infeksi virus Corona memiliki risiko kematian dan daya tular yang tinggi. Oleh karena itu, diperlukan cara lain untuk membentuk sistem kekebalan tubuh, yaitu vaksinasi.

Mengingat, Gus Muhaimin, sapaan akrabnya, mendengar masih banyak masyarakat yang belum divaksinasi akibat adanya keterbatasan suplai vaksin ke berbagai penjuru daerah Indonesia. Cara melakukan pendaftaran vaksinasi dapat dilakukan secara individu dan kelompok. Bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan diri secara kelompok, dapat melakukan pendaftaran koordinator dengan minimal 50 orang peserta melalui laman bit.ly/REGISTRASI-KOORD-SVSS. • Vaksin berbasis protein, yang menggunakan fragmen-fragmen protein atau rangka protein yang tidak berbahaya yang menyerupai virus COVID-19 untuk menghasilkan respons sistem imun dengan aman. • Vaksin virus yang diinaktivasi atau dilemahkan, yang menggunakan bentuk virus yang telah diinaktivasi atau dilemahkan sehingga tidak menyebabkan penyakit, tetapi masih menimbulkan respons sistem imun.

“Sebelum nanti vaksin-vaksin corona ini diproduksi secara massal, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, lalu disuntikkan, terdapat pengembangan yang harus diikuti oleh semua produsen vaksin di dalam negeri dan luar negeri,” katanya. Vaksinasi tidak hanya bertujuan untuk memutus rantai penularan penyakit, tetapi juga dalam jangka panjang untuk mengeliminasi bahkan membasmi penyakit itu sendiri. Hasil survei tersebut juga menunjukan bahwa program kampanye yang dilakukan oleh pemerintah dalam mengedukasi, mengimbau, dan mengajak masyarakat agar turut andil dalam Vaksinasi Covid-19 dinyatakan cukup berhasil. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, vaksin tidak 100 percent membuat kita kebal terhadap COVID-19. Untuk itu, meskipun sudah divaksinasi, masyarakat harus tetap menerapkan protokol Kesehatan 5M.

Comments are closed.