Usaha yang dilakukan pada saat pandemi

Vaksin Untuk Warga Lansia Masih Kurang

Melansir Tribunnews.com, Fatwa Nomor 12 tahun 2021 mengenai vaksinasi Covid-19 telah dipertimbangkan dengan matang dan disertai dalih-dalih dan dasar hukum yang kuat. Suntikan pertama diberikan di sekitar 120 tempat terpilih di berbagai penjuru negara itu, sementara Jepang meningkatkan kampanye vaksinasinya di tengah-tengah meningkatnya jumlah kasus di beberapa daerah. “Dengan telah diterbitkannya persetujuan vaksin untuk populasi lansia diharapkan angka kejadian infeksi dan angka kematian lansia akibat infeksi COVID-19 ini dapat menurun,” ujarnya. “Oleh karena itu, prosesscreeningmenjadi sangatcritical, sangat penting sebelum dokter memutuskan memberikan persetujuan vaksinasi,” ujarnya. Sementara, vaksin dosis kedua berperan sebagai booster atau meningkatkan kekuatan vaksin sehingga antibodi yang telah terbentuk semakin kuat dan optimal. Hal ini setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan mengeluarkan izin penggunaan vaksin Covid-19 CoronaVac dari Sinovac bagi penduduk di atas 60 tahun.

Vaksin bagi lansia

Beberapa waktu lalu, tim riset uji klinik Sinovac di Bandung, Prof Kusnandi Rusmil, menyebut, uji klinis Sinovac untuk anak sudah berjalan di Brasil. “Artinya, apabila diberikan kepada lansia di atas 70 tahun, memerlukan pertimbangan yang khusus, spesifik individu saat melakukan screening, dengan kehati-hatian saja,” imbuhnya. “Bukan dilarang untuk di atas 70 tahun. Namun, knowledge yang kami terima, berdasarkan hasil uji klinis di Brasil untuk fase tiga adalah untuk sampai usia 70 tahun,” kata Penny.

Vaksinasi ini akan fokus di provinsi yang ada di Jawa – Bali sehingga vaksinasi ini akan didistribusikan sesuai dengan proporsi di mana Jawa-Bali mendapatkan kurang lebih 70% dari proporsi vaksin yang ada saat ini. Pada kesempatan itu, juga ditayangkan testimoni Wakil Bupati Dharmasraya, DP Datuk Labuan, setelah mengikuti vaksinasi Covid-19 untuk Lansia beberapa waktu lalu. Dimana, Wabup Datuk Labuan yang sudah berusia lanjut, mendekati seventy four tahun, mengaku tidak merasakan gejala yang mengkhawatirkan setelah disuntik vaksin Covid-19. Gaguk menjelaskan secara nasional, dari knowledge 1,5 juta yang terpapar Covid-19, 10 persen berusia 60 tahun. Masyarakat yang akan melakukan vaksinasi dapat mendaftarkan diri secara daring melalui tautan dki.kemenkes.go.id.

Meski begitu, Nadia mengingatkan agar calon penerima vaksin menjaga kondisi tubuh seperti istirahat yang cukup dan makan sahur dengan makanan bergizi yang cukup. Menurut Nadia, berpuasa dan mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 tidak akan menyebabkan efek samping buruk dan tidak berpengaruh pada kondisi fisik orang yang berpuasa. Adapun ketentuan untuk vaksinasi di bulan puasa menurut Nadia tidak ada ketentuan khusus yang membedakan dengan hari biasa. Berdasarkan fatwa ini, Kemenkes pun tetap pada rencana awal bahwa vaksinasi akan dilakukan pada siang hari saat berpuasa. Ketua Komisi Fatwa MUI, Hasannnuddin AF pada Kamis (18/3/2021) menyatakan bahwa vaksinasi tidak akan membatalkan puasa karena melalui proses suntik.

Meskipun banyak masyarakat yang ragu bahwa vaksinasi akan membatalkan puasa, MUI akhirnya mengeluarkan fatwa yang memperbolehkan masyarakat untuk melakukan vaksin saat berpuasa. Grid.ID – Bulan Ramadan tidak menghalangi pemerintah dalam melaksanakan vaksinasi Covid-19 demi mengendalikan pandemi. Seorang pria lanjut usia menerima dosis pertama vaksin COVID-19 Pfizer di Balai Kota Hachioji, Tokyo, Senin, 12 April 2021.